PLN ULP Bengkalis Gelar Program Jaga KAMU, Edukasi Masyarakat Desa Simpang Ayam tentang Bahaya Listrik

BENGKALIS, TEMPORIAU.co – PT PLN (Persero) melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bengkalis melaksanakan kegiatan Knowledge Sharing Keselamatan Ketenagalistrikan melalui program Jaga KAMU (Jaga Keselamatan Masyarakat Umum).

Kegiatan Knowledge Sharing ini digelar di Aula Kantor Desa Simpang Ayam, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Selasa (27/10/2026) berlangsung sejak pukul 09.00-12.00 Wib.

Sharing keselamatan kelistrikan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kepedulian masyarakat terhadap potensi bahaya listrik serta pentingnya penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K2K3) di lingkungan sekitar.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Team Leader K3L & KAM PLN ULP Bengkalis, Sakti Kharismanta, Team Leader Teknik PLN ULP Bengkalis, Daniel Sagala, Koordinator Lapangan Yantek SAJ, Lukma Nul Hakim serta Koordinator K3 SAJ, Hendri Yanto.

Dalam kegiatan ini, peserta memperoleh edukasi mengenai potensi bahaya listrik, risiko kecelakaan ketenagalistrikan serta langkah-langkah pencegahan untuk melindungi diri dan lingkungan sekitar.

Manager PLN UP3 Dumai, Achmad Meidiansyah, menyampaikan bahwa program Jaga KAMU merupakan wujud komitmen PLN dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan ketenagalistrikan melalui edukasi dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

“Keselamatan ketenagalistrikan merupakan hal yang sangat penting dan membutuhkan kepedulian bersama. Melalui program Jaga KAMU, PLN berupaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai potensi bahaya listrik serta langkah-langkah pencegahannya”, ujar Achmad Meidiansyah.

Oleh karena itu, Achmad Maidiansyah mendorong penguatan sinergi dengan pemerintah desa dan masyarakat untuk mengidentifikasi serta menindaklanjuti potensi bahaya di lingkungan sekitar.

“Dengan kolaborasi yang baik, kami berharap keselamatan masyarakat semakin terjaga dan pelayanan kelistrikan yang andal dapat terus diwujudkan”, imbuh Meidiansyah menambahkan.

Dalam kesempatan itu, Manager PLN ULP Bengkalis, Ade Pratama Saputra, menambahkan bahwa edukasi keselamatan ketenagalistrikan perlu diikuti dengan kepedulian masyarakat dalam mengenali dan melaporkan kondisi jaringan listrik yang berpotensi membahayakan.

“Melalui kegiatan edukasi ini, kami berharap masyarakat Desa Simpang Ayam semakin memahami bahaya listrik dan mengetahui tindakan yang tepat untuk mencegah terjadinya kecelakaan”, seru Ade PratamabPutra.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak menyentuh kabel listrik yang jatuh, tidak melakukan aktivitas berisiko di dekat jaringan listrik, serta segera melaporkan kepada PLN apabila menemukan kondisi seperti tiang listrik miring atau kabel yang menjuntai.

“Setiap laporan akan menjadi perhatian untuk dikoordinasikan dan ditindaklanjuti sesuai kondisi lapangan, kewenangan serta prosedur keselamatan yang berlaku,” ungkap Ade Pratama Saputra lagi

Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Desa Simpang Ayam menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program Jaga KAMU.

Selain memberikan manfaat berupa peningkatan pemahaman masyarakat mengenai keselamatan listrik, kegiatan ini juga menjadi ruang komunikasi antara PLN dan pemerintah desa untuk menyampaikan kondisi serta kebutuhan pelayanan kelistrikan di wilayah setempat.

Kepala Desa Simpang Ayam, Mujiono, menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada PLN atas pelaksanaan edukasi bahaya listrik di wilayahnya. Ia berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menghindari tindakan yang berpotensi menimbulkan bahaya listrik.

“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PLN atas pelaksanaan edukasi bahaya listrik di Desa Simpang Ayam. Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat lebih memahami hal-hal yang wajib dihindari untuk mencegah risiko kecelakaan akibat listrik. Kami juga menyampaikan bahwa masih terdapat beberapa potensi bahaya listrik di wilayah desa, seperti tiang listrik miring dan kabel yang jatuh atau menjuntai”, ujar Mujiono.

Mujiono juga berharap kondisi tersebut dapat segera ditindaklanjuti melalui perbaikan dan pembenahan oleh pihak terkait guna meminimalkan risiko gangguan maupun bahaya listrik bagi masyarakat.

“Kami mendukung program keselamatan ketenagalistrikan ini dan berharap sinergi dengan PLN dapat terus terjalin dengan baik,” tutur Mujiono.

Selain membahas keselamatan ketenagalistrikan, Pemerintah Desa Simpang Ayam turut menyampaikan sejumlah masukan, antara lain mengenai perbaikan konstruksi jaringan listrik, perluasan akses listrik, informasi program listrik bersubsidi, serta promosi layanan tambah daya listrik PLN.

Masukan tersebut menjadi bagian dari komunikasi dan koordinasi antara PLN dengan pemerintah desa untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan kelistrikan sesuai kebutuhan masyarakat.

Melalui program Jaga KAMU, PLN berharap edukasi keselamatan ketenagalistrikan dapat semakin dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Masyarakat diharapkan mampu mengenali potensi bahaya, memahami risiko yang ditimbulkan, serta mengambil langkah pencegahan dan melaporkan kondisi berbahaya kepada pihak terkait.

Sinergi antara PLN, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi langkah penting dalam membangun budaya sadar keselamatan, meminimalkan risiko kecelakaan ketenagalistrikan, serta mendukung pelayanan listrik yang andal dan berkelanjutan.**

 

Editor : Tambunan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *