Latar Belakang Desi Guswita Terungkap, Ternyata Peraih Juara Umum Semasa Sekolah

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Fhoto : Desi Guswita, SE, Saat acara yudisium Wisudawan Wisudawati di Fakultas Ekonomi Universitas Lancang Kuning Riau.

TEMPORIAU.co Kuansing – Desi Guswita anggota DPRD Kabupaten Kuantan Singingi dari Fraksi PKB( Partai Kebangkitan Bangsa) dikenal sebagai legislator yang berani bersuara lantang dalam membela kepentingan rakyat dan menentang setiap kebijakan yang dianggap dapat merugikan Masyarakat, sehingga banyak pihak pihak tertentu berusaha menjatuhkan reputasinya dan berupaya membungkam keberaniannya. Sabtu(07/06/2025)

Hal itu terbukti dengan beredarnya berbagai pemberitaan miring terhadap dirinya dan keluarganya.

Dikutip dari salah satu media online ” Warganet dan sejumlah pihak mempertanyakan keabsahan gelar Sarjana Ekonomi (SE) yang tercantum dalam berbagai materi kampanye Desi pada saat helatan Pileg lalu.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Fhoto : Viralnya Piagam Penghargaan Desi Guswita yang muncul tersebar Luas, Sebagai Juara Umum Pertama, Ketika dimasa pendidikan SMP.

Dari informasi yang beredar, Gelar Sarjana Ekonomi (SE) yang di peroleh Desi Guswita terdapat dua Versi:

1. Universitas Lancang Kuning.
2. Universitas Terbuka. Namun, dari hasil penelusuran PDDikti, nama Desi Guswita tidak di temukan dalam penelusuran web PDDikti.

Hingga berita yang diterbitkan tersebut, Terlihat belum ada klarifikasi resmi dari Desi Guswita selaku anggota DPRD Kuansing Fraksi PKB terkait perbedaan informasi itu.

Untuk mencari kebenaran berita tersebut awak media ini menyambangi langsung ke kediaman Desi guswita, Sabtu (07/06/2025).

Desi Guswita memperlihatkan semua dokumen tentang Pendidikannya, Bahkan dia juga menceritakan perjalanan hidupnya yang berliku, mulai dari pendidikan hingga karier politik.

Kepada awak media ini juga, Desi Mengatakan :

“Basic saya sebenarnya usaha, Latar belakang pendidikan ekonomi.

Akan tetapi, masyarakatlah yang banyak meminta saya agar turun ke politik untuk menyuarakan aspirasi mereka,” ujar Desi, yang kini merupakan Mahasiswa S2 (Strata Dua) Ekonomi Universitas Lancang Kuning.

Kemudian Desi memperlihatkan berbagai piagam kepada awak media ini dan juga memperlihatkan rapor dari SD sampai SMA bahkan ijazah S1( Strata1) dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,72.

Dari data yang ditunjukannya, Ternyata Desi merupakan murid berprestasi yang selalu menyabet juara umum di SD dan SMP, hingga berhasil masuk SMA Negeri 1 Teluk Kuantan di kelas unggulan.

Desi juga menjelaskan bahwa semasa Sekolah dirinya slalu aktif dalam segala kegiatan ekstrakulikuler dan mengikuti organisasi yang ada di SMP dan SMA dan dirinya selalu menjadi pengurus Osis, Bahkan pernah menjadi wakil ketua OSIS sewaktu SMP.

Namun sangat disayangkan desi tidak menyelesaikan Pendidikan nya di SMA karena menikah atas permintaan orang tuanya dengan Sapto Widodo seorang ASN yang kini menjadi suaminya.

“ Mau gimana lagi, Saya menganggap Keputusan orang tua adalah yang terbaik untuk anaknya.” Terangnya.

Akan tetapi untuk mendapatkan ijazah setara SMA saya mngikuti paket C pada tahun 2005. Ucap Dewan yang dikenal sangat vokal ini.

Lanjut kata Desi pada media ini :

“” Didalam pemberitaan salah satu Medi Online, Publik Bertanya Soal Gelar Desi Guswita: “Didata KPU Paket C, di Player Pencalegan Sarjana Ekonomi?”

Kemudian Desi juga menerangkan kepada Awak media ini:

“” IYAA.. Saat pendaftaran calon legislatif (Caleg) ke KPU Kuansing, Saya menggunakan ijazah paket C karena ijazah S1-nya belum keluar.

Sangat saya sesalkan terkait pemberitaan di media online tersebut, Seharusnya pihak media itu mengkonfirmasi terlebih dahulu kepada saya, Dan Fakultas dimana saya Kuliah serta harus mencari informasi yang valid terlebih dahulu, Setelah itu baru lah menerbitkan berita.

Sehingga hal itu tidak menyebabkan menggiring Opini negative di Tengah Tengah Masyarakat.

” Saya tak tau ada niat apa di balik ini semua, yang pastinya ini niat tak baik.” Pungkas Desi.

Desi Guswita belakangan ini memang menjadi sorotan publik karena sikapnya yang lantang dan kritis menyuarakan ketidak benaran mengenai kebijakan yang tidak pro rakyat sehingga berdampak banyaknya berbagai upaya mengkriminalisasi terhadap diri dan keluarganya.**

Editor :
Frenky Roby Wahyudi, SH

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *