
BENGKALIS, TEMPORIAU.co – General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Riau dan Kepulauan Riau, Didik Wicaksono, melakukan kunjungan kerja ke Gudang Unit Layanan Pelanggan (ULP) Duri dan dilanjut ke Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bengkalis ke Desa Sukamaju, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau.
Kunjungan kerja ke gudang ULP Duri dan desa Sukamaju, Kabupaten Bengkalis General Manager ini dalam rangka memastikan pengelolaan aset dan keandalan jaringan listrik. Kunjungan pertama dilakukan di Gudang ULP Duri.
Didik meninjau soal ketersediaan material dan peralatan operasional yang digunakan untuk mendukung kegiatan pemeliharaan dan penanganan gangguan kelistrikan di wilayah kerja PLN UP3 Dumai.

“Pengelolaan aset yang baik menjadi kunci dalam menjaga keandalan layanan. Kesiapan material di gudang akan mempercepat respon petugas saat terjadi gangguan di lapangan,” ujar Didik Wicaksono, Rabu (21/1/2026).
Selanjutnya, Didik melanjutkan kunjungan ke Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bengkalis ke Desa Sukamaju, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis.
Di lokasi tersebut, Didik melakukan pengecekan kondisi Load Break Switch (LBS) serta memantau kegiatan Right of Way (ROW) atau pemangkasan pohon yang dilakukan oleh petugas pelayanan teknik (yantek) sebagai bagian dari pemeliharaan jaringan distribusi.
Menurut Didik, kegiatan pemeliharaan rutin, termasuk pembersihan ROW dan pengecekan peralatan proteksi, diperlukan untuk meminimalkan potensi gangguan dan menjaga kontinuitas pasokan listrik kepada pelanggan.
Manajer PLN UP3 Dumai, Manihar Hutajulu, mengatakan, bahwa kunjungan GM menjadi dorongan bagi jajaran di lapangan untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan aset dan pelayanan.
“Kami memastikan seluruh aset kelistrikan, baik di gudang maupun di jaringan, terkelola sesuai standar operasional agar layanan kepada pelanggan tetap andal dan responsif,” kata Manihar.
Melalui program Care for Asset, PLN UID Riau dan Kepri berkomitmen untuk menjaga kondisi aset kelistrikan secara berkelanjutan guna mendukung keandalan pasokan listrik di wilayah Riau dan Kepulauan Riau.**
Editor : Tambunan