
TEMPORIAU.CO DUMAI – Pembangunan Jalan Soekarno Hatta di Kota Dumai menjadi perhatian setelah ditemukan keretakan pada beberapa bagian jalan. Menanggapi hal tersebut, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Dumai menyatakan bahwa pelaksanaan proyek telah mengacu pada ketentuan kontrak kerja dan spesifikasi teknis Direktorat Jenderal Bina Marga.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU Kota Dumai, Yomi Idriansyah, ST, mengatakan bahwa setiap tahapan pekerjaan telah melalui prosedur yang ditetapkan. Untuk memastikan mutu pekerjaan, pihaknya juga melakukan pengujian terhadap setiap item pekerjaan dengan melibatkan lembaga independen dan perguruan tinggi.
“Pembangunan jalan sudah sesuai prosedur yang diatur dalam kontrak dan spesifikasi Dirjen Bina Marga. Dinas PU juga sudah melakukan pengujian setiap item pekerjaan dengan melibatkan lembaga independen dan perguruan tinggi untuk memastikan kualitas tercapai sesuai spesifikasi,” kata Yomi.
Mengenai keretakan yang terlihat pada sejumlah segmen jalan, Yomi mengatakan pihaknya telah melakukan kajian untuk mengetahui penyebabnya. Dinas PU juga tengah menyusun langkah tindak lanjut perbaikan dengan mengacu pada spesifikasi teknis yang berlaku.
Ia menegaskan, persoalan keretakan tersebut menjadi perhatian dinas dan akan ditangani berdasarkan hasil kajian teknis, sehingga perbaikan yang dilakukan nantinya sesuai dengan ketentuan pekerjaan jalan.
Di sisi lain, mantan aktivis 98, Erwin Brusli Sitompul, memberikan tanggapan positif terhadap pembangunan Jalan Soekarno Hatta. Menurutnya, pembangunan infrastruktur jalan merupakan kebutuhan penting bagi masyarakat, terutama dalam menunjang kelancaran transportasi dan aktivitas perekonomian di Kota Dumai.
Erwin menilai, upaya pemerintah membangun dan meningkatkan kualitas infrastruktur patut diapresiasi. Namun, ia mengingatkan agar pelaksanaan pembangunan tetap mendapat pengawasan, termasuk ketika muncul persoalan di lapangan.
“Kita tentu mengapresiasi pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah. Jalan ini memiliki fungsi penting bagi masyarakat. Harapan kita, pembangunan yang sudah dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat dan memiliki kualitas yang baik,” ujar Erwin.
Terkait keretakan di beberapa bagian jalan, Erwin berharap Dinas PU dapat menuntaskan kajian yang sedang dilakukan dan segera mengambil langkah perbaikan apabila ditemukan bagian pekerjaan yang perlu ditangani.
Menurutnya, keterlibatan lembaga independen dan perguruan tinggi dalam pengujian pekerjaan juga merupakan langkah yang baik. Hasil pemeriksaan tersebut diharapkan menjadi dasar untuk memastikan kualitas pembangunan, bukan sekadar formalitas administratif.
“Yang terpenting sekarang bagaimana persoalan di lapangan ditangani dengan baik. Jika memang ada bagian yang harus diperbaiki, lakukan sesuai standar teknis. Masyarakat tentu berharap jalan yang dibangun pemerintah bisa digunakan dalam jangka panjang,” tutupnya.
Pembangunan Jalan Soekarno Hatta diharapkan dapat menunjang kebutuhan transportasi masyarakat Dumai. Sementara itu, hasil kajian terhadap keretakan pada sejumlah segmen menjadi hal yang dinantikan untuk mengetahui penyebab sekaligus langkah penanganan yang akan dilakukan Dinas PU.