
DUMAI, TEMPORIAU.co – Tali baja sling Crane putus saat sedang melakukan aktivitas mengangkat barang Inti Kelapa Sawit dari Kapal di Dermaga A Pelabuhan Pelindo Dumai.
Saat tali baja sling boom Crane putus diperkirakan kejadian itu sekitar pukul 20.30 Wib malam hari, Rabu (19/3/2025).
“Saat tali baja sling boom Crane putus untung tidak ada pekerja dibawahnya”, ujar salah seorang kepada media, tadi pagi, Kamis (20/3/2025) sembari dia membayangkan bagaimana kalau ada pekerja tertimpa saat kerangka boom Crane tersebut.
Sumber ini mengatakan, informasi diperolehnya di pelabuhan Pelindo Dumai kejadian itu saat Grib Crane sedang posisi mengangkat Inti sawit dari Palka (ruang muat) barang kapal KM Darwin Samudra hendak dimuat ke dalam truck diatas dermaga.
“Hendak giliran untuk mobil truck yang ke tiga dimuat dari kapal namun tiba-tiba baja sling boom Crane langsung putus sehingga kerangka boom Crane juga turut jatuh menimpa sisi atas palka kapal”, jelas sumber yang enggan namanya ditulis.
Sumber ini menyebut sangat menyayangkan kejadian putusannya baja sling boom Crane tersebut karena menduganya tali baja sling kapal sudah berkarat intinya tidak lagi safety.
“Masak bisa tali baja sling boom Crane itu putus.Jadi saya menduga kondisi tali baja sling tidak layak lagi dipakai atau sudah habis limit”, kata sumber berpraduga.
Ditanya soal kondisi Crane apakah sudah tua sehingga tidak layak lagi dipakai, menurut sumber ini kalau dilihatnya kondisi Crane tidak layak lagi dipakai karena sudah terlihat tua namun pun kata dia PT Pelindo selaku Perusahaan Bongkar Muat (PBM) barang curah tersebut tentunya bisa melihat kondisi alat berat itu apakah layak lagi dipakai atau tidak.
“PT Pelindo Dumai seharusnya mengetahui soal kondisi peralatan atau alat berat yang hendak dipakai bekerja. Apakah masih layak dan apakah masih safety mereka seharusnya lebih mengetahui apalagi Ini menyangkut kenyamanan dan keselamatan pekerja”, ungkap sumber.
Setelah kejadian tali baja sling boom Crane putus aktivitas bongkar muat inti sawit kata sumber tersebut dihentikan sementara.
Media ini mencoba konfirmasi humas PT Pelindo Dumai soal kejadian tersebut, Mufti Rakhman yang akrab disapa pak Alung ini menyebut masih cross check ke pihak SPMT atau penerima Surat Pernyataan Melaksanakan Tugas yang melakukan bongkar muat barang curah kering dimaksud.
Sedangkan pihak Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat Pelabuhan (Koperasi TKBM) Dumai hingga berita ini diangkat media ini belum berhasil dikonfirmasi.**
Penulis : Tambunan