
TEMPORIAU.co Dumai, 30 April 2026 — PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) akan melaksanakan kegiatan pemeliharaan rutin berskala besar atau Turn Around (TA) Mayor yang akan dilaksanakan pada 1 Mei 2026. Pekerjaan pemeliharaan kilang ini dijadwalkan akan berlangsung selama 42 hari untuk memperbaiki performa kilang dan peremajaan peralatan, sebagai komitmen Perusahaan menjaga keandalan kilang serta menjaga kontinuitas operasi demi mendukung ketahanan energi nasional.

Menjelang pelaksanaan TA Mayor 2026, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai menggelar doa bersama yang diikuti oleh seluruh pekerja, mitra kerja, serta pekerja TA di Masjid Al-Ikhwan, Kamis (30/4). Kegiatan diawali dengan pembacaan Surat Yasin, dilanjutkan dengan salat Zuhur berjamaah sebagai bentuk ikhtiar spiritual dalam menyongsong pelaksanaan pekerjaan lima tahunan tersebut.

Doa bersama ini dihadiri langsung oleh Senior Manager Operation and Manufacturing (SMOM) RU II Dumai, Isnandhi Dwi Saputra. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kesiapan yang menyeluruh. “InsyaAllah besok kita akan melaksanakan TA, maka doa bersama untuk memohon agar kegiatan TA ini berjalan lancar. Kegiatan doa ini tidak hanya dilaksanakan sekali aja, tetapi akan rutin dilakukan dalam setiap pekerjaan. Saya juga meminta doa dari rekan-rekan semua agar kegiatan ta ini berjalan lancar,” ujar Isnandhi.

Ia juga mengingatkan seluruh pekerja yang terlibat untuk senantiasa mengutamakan keselamatan kerja dengan mematuhi seluruh prosedur HSSE (Health, Safety, Security, and Environment). Hal ini menegaskan komitmen Perusahaan menjadi aspek HSSE sebagai fondasi fundamental operasional dan prioritas utama yang tidak bisa ditawar.

Doa bersama ini tidak hanya sebagai ikhtiar memohon keselamatan dan kelancaran rangkaian kegiatan TA, tetapi juga sebagai harapan atas perlindungan bagi seluruh pekerja agar senantiasa diberikan keselamatan dalam menjalankan tugas. Kegiatan ini sekaligus menjadi dorongan serta penguatan spiritual bagi seluruh pekerja yang terlibat.

Selain itu, sebelum rangkaian TA dilaksanakan, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai telah memastikan semua aspek berjalan sesuai dengan prosedur dan regulasi yang pemerintah tetapkan, termasuk aspek ketenagakerjaan. Hal ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam menerapkan tata kelola yang baik melalui prinsip Good Corporate Governance (GCG). Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai mendorong seluruh perusahaan vendor yang terlibat pada TA Mayor Kilang Dumai untuk memastikan pemenuhan-hak pekerja melalui kegiatan Sosialisasi Pengawasan & Kepesertaan Ketenagakerjaan TA yang dilaksanakan pada Selasa, 21 April 2026, dengan menggandeng Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Dumai dan BPJS Ketenagakerjaan Kota Dumai.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Dumai, M. Zakir beserta jajaran, serta Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kota Dumai, yang diwakili oleh Kepala Bidang Pelayanan, Ganto Suaro. Pada kesempatan ini, Kilang Dumai juga menghadirkan narasumber dari Disnaker Kota Dumai, Rice Rozalia, dan BPJS Ketenagakerjaan Kota Dumai, Rusmanilam, yang memberikan pemaparan komprehensif terkait kewajiban perusahaan dalam pemenuhan regulasi ketenagakerjaan

Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai menekankan kepada seluruh perusahaan vendor untuk memastikan pemenuhan kewajiban serta perlindungan hak-hak pekerja secara menyeluruh, termasuk kepesertaan aktif dalam program BPJS Ketenagakerjaan.

Selain itu, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai juga bersinergi dengan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Dumai dalam menghadirkan peluang ekonomi bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui penyediaan kantin TA. Inisiatif ini bertujuan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan konsumsi pekerja sekaligus menciptakan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga RU II Dumai, Tengku Muhammad Rum, menyampaikan bahwa pelaksanaan TA Mayor 2026 Kilang Dumai merupakan bagian dari upaya Perusahaan dalam menjaga rantai pasok energi, seiring dengan peran strategis Kilang Dumai dalam penyediaan 16,5 persen kebutuhan energi nasional, khususnya di wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut).

“Pelaksanaan TA ini sudah sesuai rencana dan kami juga telah berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan untuk setiap regulasinya. Kami juga memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar pelaksanaan TA ini dapat berjalan lancar, aman, dan sesuai rencana,” tutup Muhammad Rum.