Dumai Peraih Adipura,Tapi Sampah Menumpuk Depan Terminal AKAP Kinerja DLH dipertanyakan

TEMPORIAU.co DUMAI – Tumpukan sampah yang membukit di Jalan Kelakap Tujuh tepatnya di depan Terminal Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) tampak mengganggu keindahan kota Dumai. Daerah terminal AKAP ini tentunya menjadi pintu keluar masuk bagi warga baik warga Dumai dan warga dari luar kota Dumai.

Namun sayangnya begitu masuk kota Dumai melalui terminal AKAP ini kita sudah disuguhi dengan pemandangan yang tidak enak.

Terlihat didaerah depan terminal AKAP ini tumpukan sampah akibat adanya aktifitas pengumpulan barang bekas seperti sampah plastik, kardus, besi tua dan lainnya.

Disebelah tempat penampungan barang bekas ini juga saat ini telah dibangun pasar modern. Tentunya ini juga merusak pemandangan ketika masyarakat mengunjungi pasar tersebut.

Salah seorang warga setempat Edi mengatakan, Pemerintah Kota Dumai harus menertibkan masyarakat yang membuka usaha agar tidak mengganggu keindahan kota.

” Kita melihat tempat usaha pengumpulan barang bekas ini tidak layak berada di daerah terminal AKAP karena ini pintu masuk warga yang datang dari luar kota Dumai. Ya bisa dikatakan ini merusak keindahan kota Dumai. Mestinya begitu masuk Kota Dumai masyarakat mendapat kesan yang nyaman bukan malah mendapati pemandangan yang tak enak seperti ini, ” tegas Edi, Rabu (5/2/2025).

Edi menyebutkan, saat ini pemerintah kota Dumai sedang menggalakkan untuk menjaga kebersihan, beberapa titik memang sudah tampak bersih.

” Aktifitas usaha pengumpulan barang bekas ini juga mengganggu pengguna jalan. Karena tempatnya terlalu mepet dengan jalan sehingga bisa mengganggu pengguna jalan seperti mobil bertonase besar yang sering melintasi jalan ini. Karena jalan inikan jalan lintas mestinya harus lebar, namun menjadi sempit karena adanya aktifitas pengumpulan barang bekas ini. Usaha pengumpulan barang bekas juga berada di tikungan arah jalan ke Bukit Timah dan Purnama, ” ujar Edi.(cu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *