
PEKANBARU, TEMPORIAU.co – PT PLN terus berkomitmen mendukung Pemerintah untuk meningkatkan elektrifikasi nasional dengan menyisir daerah – daerah terpencil yang belum terdapat penerangan listrik untuk dialiri.
Hal tersebut dilakukan PLN guna selaras dengan wujud kehadiran negara dalam mewujudkan keadilan energi sejalan dengan sila kelima Pancasila.
Sebagaimana yang dilakukan PLN di Dusun Parit 10, Parit Saal, Parit Tanjung dan Parit Lanjar, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau.

Setidaknya ada 197 Kepala Keluarga (KK) di wilayah 5 (lima) Dusun di Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau ini kini bisa menikmati listrik 24 jam setelah pihak PLN membangun jaringan ke wilayah dusun tersebut.
Hal ini dilakukan setelah PT PLN (Persero) melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) dari Pemerintah sukses menghadirkan listrik di wilayah 3T (tertinggal, terdepan dan terluar) dalam upaya mewujudkan energi berkeadilan bagi seluruh masyarakat.
Kehadiran listrik 24 jam di lima dusun tersebut disambut suka cita oleh warga setempat.

Sukiman, salah satu warga Dusun Parit 10 mengatakan, dengan masuknya listrik di wilayahnya menjadi berkah bagi warga yang telah lama mendambakan akses listrik.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PLN yang telah bekerja keras mewujudkan impian kami mendapatkan akses listrik” imbuh Sukiman sembari diamini warga lainnya.
Disampaikan Sukiman, dengan masuknya listrik di dusun mereka akan membawa berkah dan harapan baru bagi warga itu.
Diakui Sukiman membenarkan, bahwa sejak 47 tahun yang lalu warga di daerahnya hanya menggunakan penerangan yang terbatas, namun sekarang listrik sudah 24 jam dan sudah dinikmati mereka.
“Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah dan PLN yang telah menghadirkan listrik di dusun kami yang terpencil ini,” kata Sukiman, seakan bahagia.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Riau & Kepulauan Riau (UIDRKR), Parulian Noviandri, lewat siaran persnya kepada media, Kamis (23/5/2024), menjelaskan, sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang diamanahi bidang kelistrikan, pihaknya berkomitmen mendukung Pemerintah untuk meningkatkan elektrifikasi nasional.
Hal ini juga selaras dengan wujud kehadiran negara dalam mewujudkan keadilan energi sejalan dengan sila kelima Pancasila.
“Meski wilayah tersebut berlokasi cukup terpencil atau berjarak sekitar 195 Km dari Kota Pekanbaru dan 25 Km dari Kota Tembilahan yang merupakan Ibu Kota dari Kabupaten Indragiri Hilir, tak menyulutkan semangat insan PLN menghadirkan akses kelistrikan bagi saudara-saudara hingga ke Dusun-dusun terpencil,” ujar Parulian.
Kata Parulian, guna menghadirkan akses kelistrikan di wilayah tersebut pihaknya (PLN) membangun jaringan tegangan menengah sepanjang 13,05 kilometer sirkit (kms), jaringan tegangan rendah 14,8 kms dan trafo distribusi sebanyak 5 unit.
Diakui Parulian, dengan kondisi geografis dan infrastruktur jalan yang masih sangat terbatas menyebabkan pihaknya (PLN) kesulitan mobilisasi material.
Namun demikian tambah Parulian, walau medan lokasi ke dusun tersebut ada kesulitan, PLN memanfaatkan moda transportasi air untuk menjangkau dusun-dusun terpencil tersebut.
“Segala kesulitan yang menghadang tak membuat kami menyerah dan kami terus berusaha untuk melistriki semua pelosok negeri dengan sumber daya yang dimiliki agar rasio elektrifikasi bisa mencapai 100,” tutup Parulian.**
Sumber : PLN
Editor : Tambunan