Kejari Dumai Terbaik Se-Wilayah Kejati Riau Terapkan Digital ARSSYS Optimalisasi Pendapatan Negara

DUMAI, TEMPORIAU.co – Kejaksaan Negeri (Kejari) Dumai mendapat peringkat terbaik se-wilayah Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau dalam optimalisasi pengelolaan sistem informasi melalui sistem digital ARSSYS (Asset Recovery Secured-data System).

Optimalisasi sistem informasi melalui sistem digital ARSYSS Kejari Dumai ini dikelola khusus oleh bidang PB3R (Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan).

Kajari Dumai, Dr Agustinus Herimulyanto SH MH Li, melalui bidang intelijen dan humas, Tabah Santoso SH MH lewat siaran persnya diterima media ini, Rabu (15/5/2024), mengatakan, bahwa ARSYSS (Asset Recovery Secured-data System) merupakan aplikasi Sistem Informasi Adhyaksa yang dikembangkan dan diterapkan sebagai bagian dari peran supporting system bidang PB3R demi keberhasilan kinerja tugas dan fungsi bidang-bidang di Kejaksaan.

Disebutkan, berdasarkan surat dari Badan Pemulihan Aset perihal Penginputan penyelesaian Barang Rampasan Negara pada aplikasi ARSSYS bulan April 2024 pada unit-unit kerja se-Indonesia, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) pada Kejari Dumai periode Januari-April 2024 naik ke posisi 1 yakni sebesar Rp 3.404.175.000,00 (tiga milyar empat ratus empat juta seratus tujuh puluh lima ribu rupiah).

Peningkatan tersebut didorong melalui konsistensi penginputan penyelesaian Barang Rampasan Negara pada aplikasi ARSSYS Kejaksaan Negeri Dumai, terangnya.

Disampaikan, jumlah PNBP tersebut akan terus diupayakan meningkat melalui penyelesaian barang rampasan Negara dari penanganan berbagai tindak pidana lainnya yang sedang diproses oleh Kejaksaan Negeri Dumai.

Diakui humas Kejari Dumai ini, bahwa selama di bawah komando Kajari Dr Agustinus Herimulyanto, optimalisasi sistem informasi tidak hanya penerapan ARSSYS, tetapi juga peningkatan pada sistem digital  lainnya.

Tercatat beberapa waktu lalu, CMS (Case Management System) Pidana Umum menjadi peringkat 1 nasional kategori 350-500 perkara.

Demikian SIACC (Sistem Informasi Adhyaksa Command Center) terupdate di posisi ranking 7 nasional, dan Hallo JPN pada peringkat 1.

Terbaru, penilaian by sistem-inteliz kejaksaan, pelaporan produk intelijen berada di puncak se-wilayah Kejati Riau.

Bahkan dalam upaya Reformasi Birokrasi, Kejari Dumai telah lolos dan mendapat penghargaan prestisius sebagai satker menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) 2023.

Oleh karena itu, Kajari Dumai berharap penerapan digitalisasi kejaksaan semakin mendukung kinerja yang terkontrol sistem sehingga benar-benar akuntabel.**

Editor : Tambunan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *