Papan Pengumuman Preservasi Jalan Ruas Dumai-Duri Rp 3,6 Miliar Disorot Publik

DUMAI, TEMPORIAU.co – Papan pengumuman preservasi ruas Jalan Putri Tujuh depan Kilang Pertamina Dumai mengundang tanya hingga sorotan sejumlah warga masyarakat di Kota Dumai.

Kenapa demikian, pasalnya pekerjaan preservasi atau perbaikan jalan sebagaimana di papan plank proyek terdapat di lingkungan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung Bandar Lampung.

Namun fakta pekerjaan di lapangan bukan di Direktorat Jenderal sumber daya air akan tetapi jenis pekerjaan tersebut adalah preservasi atau perbaikan jalan yang rusak. Hal ini yang mengundang tanya hingga menuai sorotan warga Dumai.

“Ada apa sebenarnya dalam proyek preservasi jalan tersebut di papan plank kok di bawah di Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Bandar Lampung. Ini patut dipertanyakannya”, demikian ujar salah seorang warga Kota Dumai seakan heran.

Bukan hanya warga Kota Dumai merasa heran dan bertanya soal pengumuman pekerjaan di papan plank tersebut, bahkan salah seorang pejabat dari kementerian PUPR di Riau saat dicoba konfirmasi lewat nomor WhatsAppnya oleh media ini juga heran seakan tidak yakin sebagaimana tertulis dalam papan plank.

Dalam papan plank proyek yang sempat berdiri di median jalan Datuk Laksamana Kota Dumai, papan pengumuman program tersebut bertuliskan pengumuman Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung SNVT Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air Mesuji Sekampung, Bandar Lampung.

Akan tetapi kegiatan pekerjaan sebagaimana juga tertuang dalam papan plank pekerjaan adalah jenis Preservasi jalan mulai dari ruas jalan dalam Kota Dumai Simpang Kulim Batas Kota Dumai-Duri tahun anggaran 2025.

Untuk pekerjaan preservasi dilaksanakan oleh Kontraktor PT Dian Restu Anugrah, dengan tanggal kontrak 24 Maret 2025 nilai anggaran sebesar Rp 3.670.948.000,- dan sumber dana APBN murni.

Terkait adanya kejanggalan didalam papan pengumuman pekerjaan tersebut, media ini mencoba konfirmasi pihak Balai jalan Nasional wilayah Riau di Pekanbaru, namun hingga berita ini diangkat tidak ada klarifikasi resmi yang diperoleh.

Kemudian media ini mencoba mencari PPK maupun pengawas dari Pelaksana Jalan Nasional perbaikan jalan di ruas Jalan Putri Tujuh Kota Dumai namun tidak pernah ada dijumpai di lokasi pekerjaan preservasi tersebut guna konfirmasi soal keberadaan dan pengumuman yang ada dalam papan plank proyek preservasi tersebut.

Dalam kesempatan hari berbeda di lokasi pengerjaan preservasi jalan Putri Tujuh Dumai, media ini menemui pengawas lapangan dari pihak kontraktor pelaksana PT Dian Restu Anugrah, Rizal, Kamis (7/8/2025).

Disinggung soal pengumuman di papan plank soal pengerjaan preservasi jalan Putri Tujuh Dumai menjadi atensi publik di Kota Dumai, Rizal membenarkan pengumuman di papan proyek tersebut adalah salah.

Rizal mengakui karena pengumuman di papan plank ada yang salah, ia mengatakan papan plank tersebut sudah dibongkar.

Namun Rizal membenarkan soal preservasi yang tercantum dalam papan proyek benar dikerjakan oleh kontraktor pelaksana PT Dian Restu Anugrah.

Demikian soal lokasi pekerjaan preservasi atau perbaikan jalan dibenarkan Rizal benar sebagaimana tertuang di papan plank yakni mulai dari simpang Jengkol Duri hingga ke Dumai long sekmen.

Dijelaskan Rizal, ruas jalan mulai dari simpang jengkol Duri terdapat pekerjaan 9 (Sembilan) ruas yakni long sekmen dengan jenis pekerjaan patching atau perbaikan dan tambal sulam aspal mana yang rusak atau skala prioritas. “Tidak semua jenis jalan yang rusak dikerjakan hanya skala prioritas saja”, ujar Rizal.

Sedangkan pekerjaan preservasi di ruas jalan Putri Tujuh Kota Dumai depan Kilang Pertamina Dumai yakni perbaikan jalan beton yang rusak saja.

Pantauan di lokasi pekerjaan jalan Putri Tujuh ujung depan Kilang Pertamina Dumai, tampak sedang proses pengerjaan mengeruk beton yang rusak di hamparan jalan dengan metode spot-spot atau di jalan yang terdapat bagian-bagian rusak saja**

 

Penulis : Tambunan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *