PT Ivo Mas Tunggal Gelar Kick off Program Pemberian Vitamin Penurunan Angka Stunting dan Bahas Strategi Penguatan Ketahanan Pangan 

DUMAI, TEMPORIAU.co – PT Ivo Mas Tunggal Dumai menggelar acara Kick off Program dalam agenda pemberian Vitamin kepada anak-anak di Lubuk Gaung guna menurunkan angka Stunting serta membahas strategi Penguatan Ketahanan Pangan.

Acara Kick off Program PT Ivo Mas Tunggal (IMT) ini digelar bersama Yayasan Buddha Tzu Chi Sinarmas, berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Dumai dilaksanakan di Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, Rabu, (16/7/2025).

Kick off program yang dibuka PT IMT ini adalah sebuah pertemuan atau acara yang menandai dimulainya sebuah program atau kegiatan oleh perusahaan dengan tujuan membangun semangat dan komitmen terhadap pelaksanaan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada anak-anak stunting.

Makanan tambahan dimaksud dengan pemberian vitamin kepada ibu hamil dan pemberian Set Antropometri kepada Posyandu se kecamatan Sungai sembilan.

Management PT Ivo Mas Tunggal, melalui humasnya, Septina Samosir, lewat keterangan tertulisnya kepada media ini, Kamis (16/7/2025), mengatakan, setidaknya sekitarnya 160 anak dan pengasuh di Kota Dumai akan merasakan manfaat dari revitalisasi fasilitas pendidikan anak usia dini (paud) serta pelatihan bagi para pengasuh sebagai bagian dari proyek yang diluncurkan oleh perusahaan Sinar Mas Agribusiness & Food, Tzu Chi Indonesia dan ADM dengan dukungan Pemerintah Kota Dumai.

“Implementasi ini diresmikan di Kantor Kecamatan Sungai Sembilan, Provinsi Riau, Kamis 16 Juli 2025. Langkah ini menjadi tonggak awal dari penerapan perjanjian kerja sama berdurasi dua tahun yang telah ditandatangani di Jakarta 14 April 2025”, ujarnya.

Oleh karenanya, PT Ivo Mas Tunggal berharap kerja sama tersebut bertujuan untuk mendukung masyarakat di wilayah operasional Sinar Mas Agribusiness & Food di Kecamatan Sungai Sembilan Dumai.

Malalui perjanjian tersebut, perusahaan berharap agar masyarakat mendapatkan berbagai program pemberdayaan yang berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan serta perluasan peluang ekonomi.

Beberapa program utama yang diluncurkan meliputi upaya menurunkan angka stunting melalui edukasi kesehatan masyarakat dan peningkatan kapasitas kader di Posyandu.

Selain itu upaya menurunkan angka stunting, sebanyak 100 anggota masyarakat akan mendapatkan pelatihan pertanian hidroponik untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus membuka peluang penghasilan alternatif.

Dalam acara peluncuran program tersebut, turut hadir perwakilan dari pemerintah pusat untuk menunjukkan dukungan terhadap inisiatif tersebut sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi antara masyarakat lokal, dunia usaha dan pemerintah.

Perwakilan Deputi Bidang dukungan kebijakan peningkatan kesejahteraan dan pengembangan SDM dari Sekretariat Wakil Presiden, Mariah Seliriana, dalam kesempatan itu mengatakan menyambut baik komitmen bersama dalam mendorong kemajuan sosial terutama melalui investasi di bidang pendidikan dan kesehatan anak yang menjadi kunci tumbuh kembang generasi masa depan.

“Ini imbal baliknya adalah masa depan anak dan bangsa. Kalau kita bisa melakukan semua usaha itu, kita akan menghasilkan generasi yang produktif”, ujar Mariah Seliriana.

Sementara itu, Wakil Walikota Dumai, Sugiyarto, yang turut hadir dalam acara pertemuan tersebut merespon positif implementasi tersebut karena acara menyasar isu-isu krusial seperti pencegahan stunting, pendidikan hingga pemberdayaan ekonomi, karenanya, Sugiyarto mengharapkan inisiatif tersebut menjadi inspirasi dan teladan.

“Gerakan ini diharapkan dapat menggugah pihak lain memberi kontribusi terbaik, khususnya di Kecamatan Sungai Sembilan”, imbuh Wakil Walikota tersebut yang turut didampingi Sekda Dumai, H.Indra Gunawan dan sejumlah pejabat lainnya.

Dalam kesempatan itu juga, Deputi General Manager PT Ivo Mas Tunggal, Paulus Lidi, menyampaikan pandangannya terkait dampak positif inisiatif kegiatan tersebut terhadap masyarakat.

Dimana PT Ivo Mas Tunggal merupakan salah satu anak usaha dari Sinar Mas Agribusiness & Food. Lidi menjelaskan bahwa kegiatan tersebut sejalan dengan program pemerintah daerah. PT Ivo Mas Tunggal berharap kolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat dapat terjadi secara berkelanjutan.

“Besar harapan kami agar program ini diterima dengan baik karena mereka adalah generasi yang akan melanjutkan kelangsungan Kota Dumai secara khusus dan bangsa ini pada umumnya”, imbuh Paulus Lidi.

Kolaborasi ini lanjut Paulus Lidi, merupakan kelanjutan dari keberhasilan para mitra sebelumnya di Siak, Riau dimana programnya fokus pada penguatan balai penitipan anak (BPA) melalui pengadaan fasilitas dan pelatihan bagi para pengasuh BPA.

Program ini juga mencakup penguatan UMKM di pusat pembelajaran masyarakat (CLC). Ini menunjukkan kekuatan kemitraan antara sektor publik dan swasta dalam mewujudkan dampak yang berkelanjutan dan signifikan.

Melalui program ini, Sinar Mas Agribusiness & Food, Tzu Chi dan ADM kembali menegaskan komitmen mereka untuk memberdayakan masyarakat khususnya anak-anak dan ibu agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.

Sebagaimana diketahui bersama, bahwa permasalahan stunting merupakan masalah serius dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) Indonesia, termasuk di Kota Dumai.

Tantangan tersebut harus diatasi dengan baik agar generasi masa depan Indonesia bisa menjadi generasi yang unggul, berdaya saing, dan berkualitas.

Acara pertemuan tersebut melibatkan tim dari Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) yang dipimpin Staf Setwapres Mariah Seliriana, Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kota Dumai yang diketuai Sekretaris Daerah Kota Dumai H Indra Gunawan, Ketua TP PKK Kota Dumai Hj Leni Ramaini bersama Wakil Ketua TP PKK Kota Dumai Anik Sulastri.

Demikian Perwakilan Manajemen PT. Ivo Mas Tunggal, Head Office Sinarmas, dan Perwakilan Tzu Chi Sinarmas hingga Tim Yayasan Buddha Tzu Chi Cabang Sinar Mas dipimpin Canggih Nugroho turut hadir dalam acara kick off program tersebut.**

 

Editor : Tambunan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *