
TEMPORIAU.co Kuansing – Dunia Pendidikan di Kuansing digemparkan dengan suatu Insiden mengerikan dialami oleh seorang siswa yang hampir meregang nyawa terjadi di SMA Negeri 02 Sungai Sirih, Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau,(30/08/2025).
Kuat dugaan Insiden yang hampir menghilangkan nyawa seorang siswa yang berinisil (D), Diduga karena Perundungan oleh teman teman sekolahnya di SMA Negeri 02 Sungai Sirih Kecamatan Singingi tersebut.
Akan tetapi mirisnya lagi, Insiden mengerikan tersebut diduga malah berusaha ditutup sangat rapat oleh Oknum Kepsek SMA Negeri 02 Singingi kuat dugaan demi menjaga nama baik sekolah yang dipimpinnya.
Dari informasi yang diterima oleh Tim Media melalui narasumber yang minta dirahasiakan identitasnya, Kejadian tersebut terjadi sekitar tanggal 28 Agustus 2025 dilingkungan SMA Negeri 02 Sungai Sirih Kecamatan Singingi yang masih dalam waktu jam kerja sekolah serta masih dalam proses waktu pendidikan siswa.
Korban (D) dipaksa dan dikerjai sekitar Lima orang temannya untuk meminum minuman yang sudah dicampur campuran cairan pembersih lantai dan cairan pembersih kaca serta cairan yang sangat berbahaya lainnya sehingga dapat membahayakan keselamatan jiwa korban.
Setelah meminum campuran berbahaya tersebut Korban (D) menjadi kejang kejang sampai tidak sadarkan diri hingga mulutnya berbusa sehingga langsung dilarikan ke RSUD Teluk Kuantan.
Lanjut menurut keterangan narasumber yang masih berdekatan dengan rumah korban dan dari informasi yang beredar, Keluarga Korban juga pernah memposting keadaan Korban (D) ketika dalam keadaan kritis.
Akan tetapi postingan tersebut malah cepat menghilang diduga disuruh dihapus oleh pihak sekolah agar tidak diketahui publik.
Dan selanjutnya juga beredar khabar bahwa masing masing keluarga pelaku dimintai pihak sekolah untuk mengumpulkan uang sebanyak Lima Ratus Ribu Rupiah guna untuk biaya pengobatan korban. Katanya”.
Dari informasi narasumber, Banyak warga dan orang tua wali murid lainnya merasa sangat resah bila tidak ada tindakan tegas atau efek jera karena berkemungkinan besar akan timbul Banyak lagi korban seperti (D) lagi dan pelakunya merasa aman aman saja.
Karena hal ini sudah sudah bukan lagi hanya sekedar perundungan, akan tetapi sudah merujuk pada percobaan pembunuhan atau berusaha menghilangkan nyawa seseorang.
Dari pandangan publik, insiden tersebut juga sebagai bentuk nyata kegagalan sistem pengawasan sekolah di SMA Negeri 02 Sungai Sirih, Kecamatan Singingi Kabupaten Kuantan Singingi dalam menjamin keamanan peserta didik.
Seharusnya dalam hal ini pihak SMA Negeri 02 Singingi menanggapi insiden berbahaya dan mengerikan ini secara serius dan tidak sebelah mata dan selesai begitu saja
Kepala SMAN 02 Sungai Sirih, Kecamatan Singingi Fita Heradona SE saat dikonfirmasi melalui telepon dan pesan Via Whats App dari tim media ini mengenai akan insident ini mengatakan;
“” Maaf pak, klau bapak mau tau kondisi yg sebenarnya silahkan datang ke sekolah.
Saya meminta bapak datang ke sekolah itu agar bapak mendapat informasi yang sebenarnya dari berbagai pihak yang terlibat karena permasalahan ini sudah kami bicarakan dengan melibatkan semua pihak yang terkait. Katanya”
Selain itu, Tim Media juga menghabarkan kejadian ini kepada Anggota DPRD dapil V Desi Guswita SE, Ketika mendengar khabar tersebut, Anggota DPRD Kuansing dapil V dari Fraksi PKB ini merasa sangat prihatin atas kejadian ini dan mengatakan;
“” Terus terang saya sangat terkejut mendapat khabar informasi tersebut, Dan merasa sangat prihatin atas kejadian yang di alami korban..
Sebagai Anggota DPRD yang berasal dari Dapil V Kecamatan Singingi, Saya turut prihatin dan akan meminta serta mendesak Pihak Kepolisian, Khususnya Reskrim Polres Kuansing agar sekiranya dapat menyelidiki dan mengusut tuntas insiden yang terjadi di SMA Ngeri 02 Sungai Sirih, Kecamatan Singingi ini.
Hal ini bertujuan Agar korban mendapatkan Keadilan dan si pelaku bisa mendapat efek jera dan supaya tdk ada terjadi insiden mengerikan sperti itu lagi untuk kedepannya. Terangnya”
Hingga berita ini terbit, Tim Media ini juga masih berupaya menginformasikan dan melaporkan insiden ini kepada Pihak Reskrim Polres Kabupaten Kuantan Singingi agar segera diselidiki dan di usut tuntas.***
Editor : Frenky Roby Wahyudi, SH